BKPSDM Sosialisasikan Sekolah Kedinasan IPDN di SMAN 1 Buntok

Dalam rangka mendorong minat siswa/siswi SLTA untuk memasuki sekolah kedinasan, bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Selatan, Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Barito Selatan mensosialisasikan tentang sekolah kedinasan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Aula SMA Negeri 1 Buntok pada hari Rabu tanggal 27 Maret 2019.  Sosialisasi yang merupakan bagian dari kerjasama PT. Pama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Selatan melalui Program CSR untuk memberikan sosialisasi dan bimbingan belajar masuk sekolah kedinasan yang mana pesertanya tergabung dari seluruh pelajar kelas XII SMAN/SMK/MA yang ada di Kabupaten Barito Selatan

Sosialisasi tentang Sekolah Kedinasan IPDN ini telah menjadi agenda rutin BKPSDM sejak Tahun 2016 yang lalu, dengan harapan semakin banyak peminat setingkat SLTA diKabupaten Barito Selatan yang dapat bersaing dalam penerimaan sekolah kedinasan tersebut. Dalam sosialisasi, Septin Sulis Styani, S.STP dan Yurnita Sari, S.STP selaku yang diberikan kepercayaan untuk menyampaikan materi, adalah merupakan Praja Angkatan 21 dan Angkatan 23 yang menjadi sebagian kecil contoh keberhasilan dalam menembus persaingan untuk masuk di IPDN.

Septin dan Yurnita memberikan gambaran kepada adik-adik yang berminat untuk memasuki sekolah perguruan tinggi kedinasan, khususnya Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Mulai dari gambaran umum persyaratan masuk, yang mana terdiri dari persyaratan umum dan persyaratan khusus, kelengkapan berkas yang harus dipersiapkan lebih awal, persiapan fisik dan mental serta yang paling penting bagaimana cara menjaga kesehatan. Sekaligus memberikan gambaran tentang bagaimana kehidupan asrama di Ksatrian Insititut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) baik menyangkut waktu dari bangun pagi, aerobik, apel pagi, waktu perkuliahan hingga apel malam yang mana semua diatur selama 24 jam dalam setiap harinya.

“Sekolah kedinasan yang merupakan binaan dari Kementerian Dalam Negeri ini selalu menjadi sekolah yang didambakan sebagian besar kalangan siswa SLTA. Selain karena Ikatan dinas yang tidak membutuhkan biaya pendidikan ataupun uang semesteran dalam mengikuti perkuliahan dikarenakan semua ditanggung oleh Pemerintah juga para praja putra dan putri diberikan uang saku setiap bulannya, dan setelah selesai pendidikanpun sudah memegang SK dan diangkat menjadi seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) golongan III/a tanpa harus melamar pekerjaan ke tempat-tempat lain”, jelas mereka lebih lanjut.

“Kehidupan terjamin, fasilitas lengkap, bahkan IPDN banyak diminati karena salah satu sekolah kedinasan yang memiliki penampilan sangat rapi dapat dilihat dari berbagai macam pakaian dinas yang digunakan serta dengan mengikuti pendidikan di IPDN kita dapat memiliki teman asrama diseluruh penjuru nusantara dikarenakan IPDN merupakan bagian Indonesia mini yang mana para praja putra dan putri berasal dari seluruh kabupaten/ kota di seluruh Indonesia dari sabang sampai merauke”, sambung mereka.

Dalam sosialisasi juga disampaikan tatacara dan trik-trik untuk para siswa untuk dapat menembus persaingan dalam penerimaan Calon Praja. Dalam pemaparan singkat tersebut, juga diputarkan video selayang pandang Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) agar dapat memberikan sedikit bayangan  kepada adik-adik bagaimana lingkungan kampus, baris berbaris praja dan beberapa pakaian dinas yang ada, serta 7 kampus yang tersebar diseluruh wilayah Indonesia.

Buat adik-adik yang berminat untuk turut ikut dalam persaingan menjadi calon Praja IPDN dapat berkonsultasi dengan Septin Sulis Styani, SSTP atau dengan Yurnita Sari, SSTP yang sekarang bertugas di Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Barito Selatan. #Nita#

NELAYAN YANG TANGGUH DIHASILKAN DARI OMBAK YANG BESAR